Kompetisi Liga Pendidikan Indonesia memperebutkan Piala Presiden yang melibatkan keikutsertaan 3501 tim dari kategori siswa SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi (PT), mulai Rabu (7/4) ini memasuki laga tingkat provinsi. Ajang penyeleksian tahap kedua sebelum memasuki putaran wilayah dan nasional ini akan berlangsung hingga 23 April mendatang, di 30 kota dari seluruh Indonesia.
Jumlah peserta yang berlaga di tingkat provinsi ini adalah sebanyak 468 tim, yang terdiri dari 233 tim SLTA, 188 tim SLTP dan 47 tim Perguruan Tinggi. Kecuali peserta tingkat perguruan tinggi yang memang baru akan bertanding di tingkat provinsi, tim SLTA dan SLTP tersebut maju ke provinsi setelah lolos babak penyisihan di tingkat kabupaten/kota, yang digelar sejak dua bulan lalu.
“Dengan memasuki tingkat provinsi ini, maka kompetisi LPI pada tahun pertama ini bisa dikatakan sudah 70 persen rampung,” jelas Subardi, anggota Exco PSSI yang juga ketua bidang kompetisi LPI, dalam keterangan pers Rabu sore di gedung Squash, Senayan.
Subardi yang didampingi Sekretaris LPI Edhi Prasetyo, ketua biro pertandingan Yeyen Tumena dan perwakilan dari Coca Cola selaku sponsor minuman LPI, mengemukakan kebanggaannya bahwa hingga sejauh ini kompetisi sepakbola usia muda terbesar di tanah air ini berjalan dengan baik.
“Kelangsungan kompetisi berjalan seperti yang kita harapkan, dan diproyeksikan selesai sesuai jadwal,” jelasnya.
Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden menyelenggarakan pertandingan melalui beberapa tahapan, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, wilayah, dan nasional. Seleksi di kabupaten/kota sudah dimulai sejak 15 November 2009 lalu di 282 kabupaten/kota.
Provinsi yang sudah menetapkan jadwal pertandingan antara lain Nanggroe Aceh Darussalam/NAD (13-18 April), Sumatera Utara (9-21 April), Bengkulu (7-10 April), Lampung (10-17 April), Banten (17-20 April), Jatim (7-17 April), DIY (11-16 April), Kalbar (7-17 April), Kaltim (16-21) Sulsel (18-23 April), NTB (6-9 April), NTT (16-20 April, Maluku (12-17 April), dan Papua (7-14 April).
Empat provinsi lainnya sejak beberapa hari lalu sudah mulai menggelar kompetisi, yakni DKI Jakarta (27 Maret-14 April), Jabar (4-10 April), Jateng (4-18 April), dan Gorontalo (4-9 April). Sisanya, hingga kini masih dalam tahap penyusunan kepantiaan provinsi dan penetapan jadwal pertandingan. Sedangkan Sumatera Barat dan Papua Barat kini tinggal menunggu jadwal penyisihan di tingkat wilayah lantaran kedua provinsi itu sudah selesai menggelar pertandingan.
Setelah menyelesaikan tahap seleksi di provinsi, tim peserta Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden akan masuk putaran wilayah dan nasional. Pertandingan tingkat wilayah dan nasional ini disebut Pertandingan Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden Putaran Coca-Cola.
Jadwal kompetisi tingkat wilayah direncakan berlangsung mulai 25-28 April di tujuh kota, yakni Medan (Wilayah 1), Palembang (Wilayah 2), Jakarta (Wilayah 3), Malang (Wilayah 4), Balikpapan (Wilayah 5), Makassar (Wilayah 6), dan Manokwari (Wilayah 7). Wilayah 1 terdiri dari Sumut, Sumbar, NAD, Riau. Wilayah 2 meliputi Sumsel, Babel, Kepri, Jambi, Bengklu, Lampung. Wilayah 3 diisi oleh DKI, Banten, Jabar, Kalteng, Kalbar. Wilayah 4 terdiri dari Jateng, Jatim, NTT, NTB, Bali. Wilayah 5 akan bertanding wakil dari Kaltim, Gorontalo, Sulteng, Kalsel. Wilayah 6 Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulut. Dan, wilayah 7 berisi wakil Papua, Papua Barat, Maluku, Malut.
Khusus untuk DIY tidak disertakan dalam seleksi wilayah. Tim SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dari DIY akan langsung lolos ke tingkat Nasional lantaran Yogyakarta ditetapkan menjadi tuan rumah pelaksanaan final nasional yang pembukaannya akan digelar bertepatan dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei.
Gubernur DIY Sultan Hamengkubowono X bakal mendapat kehortamatan untuk membuka babak final tersebut. Sedangkan penutupan yang dijadwalkan usai pelaksanaan final tingkat SMP 8 April akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain menutup acara, kehadiran Kepala Negara dijadwalkan untuk menyerahkan Piala Presiden untuk juara nasional tingkat SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi.
Sementara itu, untuk menyemarakkan kompetisi di tingkat provinsi, wilayah dan nasional, Panitia Nasional menggandeng PT Coca Cola Indonesia.
”Untuk pelaksanaan kompetisi tingkat wilayah dan nasional, PT Coca-Cola Indonesia akan berpartisipasi di tujuh kota yang tunjuk sebagai tuan rumah. Bahkan untuk penyelenggaraan tingkat wilayah dan nasional ini, panitia nasional sudah menyiapkan nama khusus yakni, Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden Putaran Coca Cola Wilayah dan Nasional,” jelas Edhi Prasetyo.
Sebagai salah satu sponsor, Coca-Cola akan turut memeriahkan kompetisi Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden dengan memberikan minuman gratis bagi supporter tim yang bermain mulai tingkat provinsi hingga nasional. Khusus untuk tingkat nasional, Coca-Cola menyiapkan beberapa acara tambahan yang seru dan khas remaja untuk membuat pertandingan tingkat nasional lebih meriah baik untuk peserta maupun penonton.
dicari dengan kata kunci
Related posts:
- Jogja, Tuan Rumah Putaran Final LPI Pekan ini Liga Pendidikan Indonesia (LPI) memasuki laga tingkat...
- Hujan Gol Di Hari Pertama LPI Tingkat Nasional Dari rangkaian pertandingan hari pertama kompetisi Liga Pendidikan Indonesia...
- Mendiknas Antusias Dengan LPI Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh amat antusias dengan pergelaran...
- LPI Dapat Suntikan Dana Dukungan untuk gelaran kompetisi sepakbola antar-siswa SLTP/SLTA dan Perguruan...
- Yogyakarta Menggelar Putaran Final Liga Pendidikan Indonesia #COCACOLA PERHELATAN Liga Pendidikan Indonesia Putaran Coca-Cola Tingkat Nasional (putaran...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.




