Loh Koq Masih Dilarang??

Posted in Suara suporter on Dec 13, 2009

Oleh Ongston Bhearto
n507991288 2498314 6457696 Loh Koq Masih Dilarang??

Tulisan besar ini terpampang jelas saat saya mengakses www.jakmania.org pagi tadi.
Breaking News !!!

Pertandingan Persija vs PSMS Batal Dilaksanakan Akibat Tidak Mendapatkan Ijin dari Kepolisian Metro Jaya

“Bangsat!!” kata pertama yang muncul di pikiran saya saat membaca headline website tim oranye kebanggaan ibukota ini.

Selama ini saya selalu berpikir bahwa seberapa pentingkah peranan sebuah olahraga bernama sepakbola itu di Indonesia selain memberi contoh kalau seorang koruptor sekaligus narapidana pun bisa memimpin sebuah lembaga?
Menurut saya jawaban yang tersedia untuk pemerintah dan para partai politik cuma ada satu: Tidak Penting.

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, begitu motto pesta demokrasi(democrazy?) terbesar tahun ini. Namun kenyataannya berapa banyak yang meninggal dan luka-luka hanya dalam jangka waktu sebulan kampanye? Berapa banyak kerusuhan dan bentrokan antara partai yang terjadi di daerah? Di Sumatera Utara sendiri sudah memakan 30 korban jiwa, belum ditambah daerah-daerah lainnya.

Gelora Bung Karno, sebuah tempat suci bagi persepakbolaan Indonesia. Yang selama hampir satu musim kompetisi ini dipakai sebagai lapangan utama bagi Persija Jakarta hanya butuh sedikit renovasi rutin disana-sini, tapi setelah dipakai oleh partai-partai untuk kampanye HANYA dalam waktu beberapa hari kerugian miliaran rupiah harus ditanggung oleh pengelola stadion.

Jika jumlah itu dikalikan 9, seperti lamanya satu musim kompetisi Liga Super Indonesia, bayangkan berapa banyak kerugian material dan jiwa yang harus ditanggung? Dan coba anda bandingkan dengan korban jiwa dan kerusakan selama satu musim kompetisi liga yang tidak mungkin mencapai separuh kerugian selama sebulan masa kampanye.

Namun anehnya larangan yang muncul dari Polda Metro Jaya adalah larangan menyelenggarakan pertandingan bukan hanya selama masa kampanye, tetapi bahkan jauh sebelum dan sesudah masa cari muka dan obral janji omong kosong itu mulai dan berakhir.

Memang persepsi yang sudah ditanam di otak kita dan mereka adalah bahwa sepakbola pasti rusuh. Namun kenyataanya adalah bahwa sebuah pertandingan sepakbola KEMUNGKINAN rusuh, tapi kampanye pemilu PASTI rusuh, mungkin karena ini terjadi hanya tiap 5 tahun sekali maka kita tidak menyadarinya sedangkan liga bergulir secara reguler tiap tahun.

Selama ini memang belum ada partai yang menganggap bahwa sepakbola dan olahraga itu adalah sebuah bagian penting dari sebuah bangsa. Jika memang mereka ingin mengucilkan olahraga dari kepentingan-kepentingan politik mereka, harusnya kucilkan pula sarana-sarana olahraga dari keegoisan politik mereka. Bahkan seharusnya partai-partai yang membela rakyat kecil itu sadar bahwa sepakbola adalah satu dari sedikit hiburan untuk masyarakat kelas bawah.

Begitu pula dengan aparat kepolisian keparat itu, cobalah sekali-kali berpikir yang mana yang harusnya dilarang?
Memang belakangan ini sedang trend pembunuhan dimana-mana, tapi jika kalian ingin membunuh, bunuhlah itu para perusuh dan teroris, tapi tolong jangan kalian bunuh sepakbola Indonesia!!

Bagi Pak Presiden SBY, yang katanya mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 mungkin beliau harus kembali ke awal dan bertanya pada diri sendiri “Sepakbola itu ada di prioritas saya yang nomor berapa?”. Karena jangankan mencoba memajukan sepakbola indonesia, tapi untuk menghargai rumput lapangan dan menjaga keutuhan bangku kayu dan pagar besi stadion saja tidak bisa.
twitter 35b Loh Koq Masih Dilarang??


Popularity: 1% [?]

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • E-mail this story to a friend!
  • MySpace
  • Turn this article into a PDF!
  • Ping.fm
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz

Viewed 861 times by 149 viewers

Related posts:

  1. Garuda Di Dadaku, Masih Ada Kebanggaan Jadi Pemain Timnas Pemain: Emir Mahira (Bayu), Aldo Tansani (Heri), Marsha Aruan...
  2. Bonek Dilarang Ke Ibukota Bonek surabaya Lawatan Persebaya Surabaya ke Stadion Gelora Bung Karno,...
  3. Nurul Huda, Mantan Primavera yang Masih Eksis Tak banyak pemain jebolan Primavera yang masih merumput saat...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Smileys:
:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

CommentLuv Enabled


  • You Avatar
  • pulsa 
lancar
  • Football Quote

    “Football has nothing to do with fair play. It is bound up with hatred, jealousy, boastfulness, disegard of all rules and sadistic pleasure in witnessing violence: in other words it is war minus the shooting.” — (George Orwell)

  • Posting lalu

  • Suara suporter


    ShoutMix chat widget
  • tag