Jangan Tonton Sepakbola Indonesia

Posted by admin on Aug 19th, 2009 and filed under Suara suporter, sepakbola indonesia. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Jangan Tonton Sepakbola Indonesia

sebuah judul yang sangat ” sarkastik” tentunya. terlalu sadis, terlalu radikal. jelas bertentangan dengan kebanyakan prinsip para suporter. Tontonan itu sangat menghibur jadi kenapa mesti ditinggalkan.

sebuah kutipan artikel  dari pak bambang haryanto mungkin yang menginspirasi untuk membuat nya.

Kita selama ini semata terobsesi untuk merengkuh hasil tetapi melupakan proses. Bahkan demi merengkuh hasil itu kita tega berbuat menghalakan segala cara, bahkan sampai melakukan tindakan kriminal.

Contoh aktual : aksi mengutak-atik bunyi peraturan FIFA oleh para petinggi PSSI kita, apakah juga perbuatan yang menghalalkan cara, sekaligus sebagai tindak kriminal ? Mungkin ikhtiar semacam ini bisa lolos. Tetapi hasil akhirnya akan dicatat oleh semesta, dan hanya kegagalan yang menyapa pada ujung-ujungnya.

Di tengah carut-marut tindak rekaculika itu, lalu di mana suara para suporter sepakbola Indonesia ? Kalau upaya meluruskan apa yang terjadi dalam tubuh PSSI saat ini dilakukan dengan cara seperti melakukan demo, justru cara seperti ini yang “ditunggu” oleh mereka. Apalagi kalau ada tindak kekerasan. Kita para suporter akan terjebak dalam alunan gendang aksi mereka.

Rekan-rekan suporter, beraksilah dengan metode di luar kotak. Tirulah cara Mahatma Gandhi (1869-1948) dalam menanggapi tindak kekejaman kolonial Inggris saat itu ketika India menjelang kemerdekaannya. Gandhi menyerukan pendukungnya untuk melakukan aksi anti kekerasan. Salah satu aksinya yang terkenal adalah satyagraha, aksi non-koperasi dengan penguasa sipil. Kalau seluruh suporter Indonesia kompak, melupakan dulu konflik semu antarkota, meminggirkan primodialisme, demi masa depan sepakbola Indonesia di tataran terhormat sepakbola dunia, kita mungkin mampu merubah keadaan.

Ketika memperingati sewindu Hari Suporter Nasional, 12 Juli 2008, bersama rekan-rekan suporter Solo, saya merancang melakukan aksi demo berdiam diri di Gladag, Solo. Pesannya adalah, untuk memprotes pengelolaan sepakbola Indonesia saat ini, menurut saya cara yang paling efektif adalah dengan : tidak menonton pertandingan sepakbola Indonesia.

Jadi…. beranikah kita melakukan sebuah protes dengan tidak menonton sepakbola indonesia.

jika memang anda setuju dengan gerakan ini…. bergabunglah dengan kami. di cause facebook

dicari dengan kata kunci

Related posts:

  1. Selama mereka masih di PSSI JANGAN HARAP Indonesia Bisa ke Piala Dunia Seperti menjadi kebiasaan penulis sebelum melakukan penulisan selalu menghaturkan...
  2. Suporter kalau mau eksis, jangan lebay pliss Judul diatas mungkin terlalu naïf bila dianggap sebagai judgement...
  3. Posisi Sepakbola Indonesia Diantara Agama, Politik, dan Lain-lainnya. Oleh Ongston Bhearto “Maaf, misa mingguan besok di Katedral...
  4. Sarasehan Sepakbola Indonesia Segera Digelar Harapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar diselenggarakan pertemuan masyarakat...
  5. Tionghoa Surabaya, Sepakbola, dan Suporter Indonesia Oleh : Bambang Haryanto Email : humorliner (at) yahoo.com...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

No Responses for “Jangan Tonton Sepakbola Indonesia”

  1. aku copy paste di blog ku yaa ris..

  2. phery says:

    sukses deh dengan gerakannya

  3. Reza Fauzi says:

    saya akan tetap menonton sepakbola indonesia, masa bodo dengan PSSi, yang saya pentingkan cuma sepakbola indonesia doang
    Reza Fauzi´s last blog ..Selamat Datang Bulan Ramadhan!!! My ComLuv Profile

  4. Dwi Wahyudi says:

    Kunjungan di pagi hari yang cerah dan salam kenal sebelumnya dari sesama peserta Pesta Blogger 2009
    Dwi Wahyudi´s last blog ..Marhaban Ya Ramadhan 1430 H My ComLuv Profile

  5. abahRam says:

    Persetan dg pssiGOBLOK..!!

    yg gw pengen cuma PERSIJA… kalo gw gak nonton pertandingan Persija, sepi rasanya..

    P.E.R.S.I.J.A M.y P.R.I.D.E

  6. BAMBANG HARYANTO = “Hal paling menakutkan dari bisik-bisik di Internet adalah fakta ia mampu menjadi raungan dahsyat sebelum kita semua menyadarinya,” kata Luis Marinho Falcão, Director, Ogilvy Interactive. Untuk merintis masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik, bisik-bisik itu kami mulai lagi di sini. Saya ajak Anda meraung bersama kami !

    PANJI KARTIKO = Ibaratnya peternakan.. para pemain sepakbola Indonesia, dibesarkan dan dipelihara di “kandang” yg salah dan oleh “peternak” (baca : pssi) yg salah.. dibesarkan dengan tehnik pengelolaan (kompetisi, jadwal, sponsor, aparatur liga) yg aneh dan makanan (baca : remunerasi) yg tidak jelas jadwal serta aturannya..
    suporter.info´s last blog ..Facebook, (bukan) sekedar Jejaring Sosial My ComLuv Profile

  7. Sangsuporter says:

    Jangan korbankan sepakbola Indonesia hanya karena kebencian dengan PSSI…

    Sory boss, saya tidak mendukung dan akan tetap menonton sepakbola Indonesia :)

    :sip:
    Sangsuporter´s last blog ..Rafael Benitez, Boros dan Tidak Efektif! My ComLuv Profile

  8. Sangsuporter says:

    Nambahin..

    Banyak sekali pemikiran dan kepedulian yg hebat dari tokoh sepakbola Indonesia. Saya bangga sekali..

    Ibaratnya.. kita (warga sepakbola Indonesia) sedang naik bus dengan tujuan kota ‘Pentas Dunia’. Banyak jalan menuju ke sana. Kita sudah tahu jalannya, keterbukaan informasi telah memberi tahu kita bagaimana cara negera2 sepakbola bisa sampai ke sana. Jepang sudah menuju ke sana, thailand pun tidak malu mengikuti.

    Tapi sopir kita (PSSI) tampaknya sedang mabuk. Sekarang kita nyasar dimana? alih2 ke tujuan, malah mampir di restoran Padang. Dia tidak mempedulikan suara para penumpangnya. Tapi jangan hentikan busnya, ganti sopirnya. Entah bagaimana caranya, cari tongkat, lalu gebuk saja kepala si sopir itu.. jangan hentikan busnya..

    :sip:
    Sangsuporter´s last blog ..Rafael Benitez, Boros dan Tidak Efektif! My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Advertisement