11 Kandidat Stadion Piala dunia 2018

Posted by admin on Apr 29th, 2009 and filed under bola indo. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

11 Kandidat Stadion Piala dunia 2018


Indonesia sudah resmi mengirim permohonan ke organisasi sepakbola dunia FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022. Sebanyak 24 anggota Komite Eksekutif FIFA akan memutuskan negara tuan rumah 2018 dan 2022 pada Desember 2010.

Sejak digelar pertama kali 1930, Eropa sudah menggelar Piala Dunia 10 kali
dan Amerika Latin enam kali. Sedang Asia dan Amerika Serikat masing-masing sekali. Afrika sudah mendapat jatah karena Afrika Selatan menjadi tuan rumah untuk 2010 sedang 2014 bakal digelar Brasil.
Untuk menjadi tuan rumah, FIFA mensyaratkan ada satu stadion berkapasitas di atas 80 ribu tempat duduk untuk final dan 12 stadion lain berkapasitas minimal 40 ribu tempat duduk. Ini bisa menjadi masalah bagi Indonesia yang biasa membangun stadion-stadion kecil, meski untuk final sudah memiliki Gelora Bung Karno yang bisa menampung 88 ribu penonton.

Inggris

Peringkat Dunia: 8
Stadion: Wembley (80 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: 1966

Inggris menjadi calon kuat tuan rumah karena infrastruktur dan sejarah kuat terkait sepakbola. Mereka sudah memiliki sederet stadion besar. Beberapa klub malah menyatakan akan memperbesar tribun jika ditunjuk menjadi stadion penyelenggara. Mereka juga negeri asal sepakbola dan kompetisi liganya paling bergengsi di dunia.

Rusia
Peringkat dunia: 9
Stadion: Luzhniki (78 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: belum pernah

Rusia tampak menjadi salah satu calon kuat tuan rumah selain Inggris. Tapi jarak antar stadion sangat jauh–meliputi sembilan daerah waktu. Tapi mereka memiliki stadion besar. Di Moskow saja sudah ada delapan stadion.

Portugal dan Spanyol
Peringkat Dunia: Portugal 11, Spanyol 1
Stadion: Estadio da Luz (Portugal, 62 ribu tempat duduk), Santiago Bernabeu (Spanyol, 80 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: 1982 (Spanyol).

Setelah Jepang-Korea menjadi tuan rumah gabungan pada Piala Dunia 2002, Spanyol dan Portugal mengajukan diri menggelar turnamen pada 2018. Ketua FIFA, Sepp Blatter, cenderung tidak setuju tuan rumah gabungan.

Spanyol memiliki deretan stadion besar, termasuk Nou Camp (98 ribu tempat duduk) dan Santiago Bernabeu (80 ribu tempat duduk). Mereka sudah memiliki tujuh stadion berkapasitas di atas 40 ribu tempat duduk. Sedang Portugal memiliki infrastruktur bagus peninggalan Piala Eropa 2004.

Qatar
Peringkat Dunia: 86
Stadion: Qatar Khalifa International Stadium (50 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: belum pernah

Qatar sudah memperlihatkan diri mampu menggelar sejumlah acara olahraga besar. Mereka menjadi tuan rumah Asian Games 2006, sejumlah kejuaraan tenis bergengsi, turnamen golf akbar, dan sirkit MotoGP. Mereka sudah dijadwalkan menggelar Piala Asia 2011.

Stadion mereka bagus tapi kecil-kecil. Tim nasional biasa bermain di Stadion Jassim bin Hamad karena suasana bisa membuat tim tamu tertekan, padahal hanya berkapasitas 18 ribu tempat duduk.  Mereka mesti membangun banyak stadion baru jika ditunjuk.

Yang melemahkan FIFA karena negeri ini hanya berpenduduk 1,3 juta jiwa. Tapi bos asosiasi sepakbola Asia, AFC, Mohammed bin Hammam, adalah orang Qatar dan ia sangat dekat dengan Blatter.

Australia
Peringkat dunia: 29
Stadion: Melbourne Cricket Ground (100 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: belum pernah

Australia serius akan menggelar Piala Dunia. Mereka berpengalaman menggelar acara akbar seperti Olimpiade 2000, Piala Dunia Rugbi 2003, dan Pesta Olahraga Persemakmuran 2006. Tapi karena 2010 dan 2014 digelar di belahan selatan, kemungkinan Australia bisa menjadi tuan rumah pada 2022.

Mereka juga tidak memiliki masalah dengan stadion. Stadion untuk kriket atau rugbi-Australia sudah cukup besar.

Belanda dan Belgia
Peringkat dunia: Belgia 54, Belanda 3
Stadion: Raja Baudouin (Belgia, 50 ribu tempat duduk), Feyenoord (Belanda, 51 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: belum pernah

Dua negara itu berhasil menggelar Piala Eropa 2000. Yang menjadi masalah adalah stadion karena saat ini ukurannya kecil-kecil. Tidak ada yang diatas kisaran 50 ribu tempat duduk. Selain itu, Blatter lebih suka kejuaraan digelar di satu negara.

Jepang
Peringkat dunia: 34
Stadion: Stadion Internasional  Yokohama (72 ribu tempat duduk)
Tuan rumah:
2002 (bersama Korea Selatan)

yokohama_international2Kecil kemungkinan Jepang menjadi tuan rumah kembali karena mereka baru saja menggelar acara ini.

Meksiko
Peringkat dunia: 26
Stadion: Aztec (105 tempat duduk)
Tuan rumah: 1986, 1970

seoulMeksiko dua kali menggelar Piala Dunia: 1970 dan 1986. Pada 1986, tuan rumah semula ditunjuk Kolumbia tapi negeri itu mundur karena FIFA ketat persyaratannya.

Mereka memiliki sejumlah stadion besar, seperti Guardalajara yang berkapasitas 72 ribu tempat duduk. Mereka juga sudah berpengalaman menjadi tuan rumah sehingga bisa menjadi nilai tambah.

Korea Selatan
Peringkat dunia: 42
Stadion: Stadion Piala Dunia Seoul (64 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: 2002 (bersama Jepang)

seoul2Saat menjadi tuan rumah 2002, mereka membangun 10 stadion baru yang berkapasitas di atas 40 ribu. Tapi persyaratan FIFA sekarang adalah, untuk final minimal 80 ribu tempat duduk. Tidak ada masalah bagi Korea Selatan membangun atau memperluas stadion yang ada sehingga memenuhi keinginan FIFA.

Amerika Serikat
Peringkat dunia: 22
Stadion: Rose Bowl, Pasadena (91 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: 1994

psadenaMeski bukan “negara sepakbola” tapi Amerika sukses menggelar Piala Dunia dan saat itu stadion-stadionnya selalu penuh. Mereka menjadi calon kuat karena kekuatan finansial dan pemasaran. Asosiasi sepakbola Amerika juga yakin Barack Obama bisa meyakinkan FIFA untuk memilih mereka dalam turnamen 2018 atau 2020.

Amerika memiliki 25-35 stadion kelas dunia dan infrastruktur lain yang sangat bagus.

INDONESIA
Peringkat dunia: 144
Stadion: Gelora Utama Bung Karno (88 ribu tempat duduk)
Tuan rumah: belum pernah

Ada dua kelemahan Indonesia: infrastruktur yang tidak mamadai dan prestasi sepakbola yang buruk. Untuk final, memang sudah ada Gelora Bung Karno. Tapi stadion lain belum mencukupi meski PSSI optimistis mereka bisa mengatasi masalah ini dalam 10 tahun.

Selain itu, transportasi antar kota kurang bagus.

Yang kurang dari Indonesia adalah prestasi tim nasional, yang memalukan karena di tingkat Asia Tenggara pun sulit berbicara. Lihat saja peringkat dunia yang memprihatinkan itu: 144.

Sedang sisi positif adalah para penggemar sepakbola yang sangat besar. Final Piala Asia 2007, saat Irak menjadi juara, pun digelar dengan atmosfir sangat bagus di Gelora Bung Karno.

dan ini stadion indonesia dalam youtube
httpv://www.youtube.com/watch?v=0cZ9w_GOX8M

dicari dengan kata kunci

Related posts:

  1. PSSI Datangkan Konsultan Swiss demi Piala Dunia 2022 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengontrak Michel Bacchini...
  2. Aksi Aremania Korwil Kongo Di Stadion Piala Dunia 27 Juni JOHANNESBURG – SURYA- Hari ini adalah saat bersejarah bagi...
  3. Indonesia Dicoret, Selamat Tinggal Piala Dunia Federasi sepak bola dunia (FIFA) mencoret keikutsertaan Indonesia sebagai...
  4. Buzz Piala Dunia 1 = Trophy Piala dunia “Kedatangan trophy FIFA World Cup 2010 ini untuk menyebarkan...
  5. Pesta Itu di Mulai (catatan 1 piala dunia 2010) Akhirnya hari ini, 11 Juni 2010, pergelaran akbar pertandingan...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

14 Responses for “11 Kandidat Stadion Piala dunia 2018”

  1. veean says:

    ManahaN….????:plis:

  2. ridho says:

    manahan harusnya masuk mas veean

    ridho´s last blog post..Kalau yang sunyi…

  3. g3pl4x PCC korea says:

    tu manahan dah aq masukin ke videonnya…..ada gajayana, si jalak harupat, manahan, maguwoharjo, kanjuruhan, gelora sriwijaya, segiri, palaran, gelora bung karno

  4. akbar tarigan says:

    :sip::sip::sip:

  5. Alex says:

    :melet:manahan????

    ga pantes. . .mendeng kanjuruhan utowo brawijaya. . .
    ndek ISl ae ora iso. .. :ngakak:

  6. emonye says:

    :sliweran: Melu melu mas veean ahh,
    MANAHAN.. AMIEN..:plis:
    :nyembah:

  7. dewi says:

    bukannya pesimis, tp kalo diliat dari data diatas, sptnya kecil kemungkinan indonesia bakal terpilih menjadi tuan rumah piala dunia 2018 maupun 2022, apalagi selain gelora bung karno, stadion lainnya tidak memenuhi syarat smua, musti dibangun lg. Tp kalo indonesia kepilih sih bagus banget, bisa skalian promosi ke dunia ttg indonesia ^^

    kaskus id: fichtner

  8. Jåckko says:

    cara untuk meyakinkan FIFA adalah membangun stadion baru mulai sekarang. kalo pngen srius beneran, jangan cm nunggu resmi ditunjuk dulu baru bergerak, ,

  9. Sangsuporter says:

    Kalo serius, digarap dan dipastikan dukungan dari pemerintah..

    Kalo cuma ngabis2in duit buat kampanye utk impian yg tdk pasti, mending mundur..

    Ini bukan pesimis atau tidak mendukung kemajuan sepakbola kita, ada banyak hal yg harusnya lebih diprioritaskan. Rasanya semua sudah tahu……

    :sip:
    Sangsuporter´s last blog ..Rafael Benitez, Boros dan Tidak Efektif! My ComLuv Profile

  10. massol says:

    Jangan pesimis, di Kaltim dibangun banyak stadion megah antara lain Stadion Palaran Samarinda (60.000-an) , Stadion Perjiwa, Stadion Batakan belum lagi rencana pembangunan stadion Nasional di Pekan Baru, Stadion GedeBage Bandung, terus di Makassar juga akan dibangung dan juga di Surabaya ada stadion Gelora Bung Tomo

    Nah yang sudah ada seperti Jakabaring Palembang, Jalak Harupat Kab. Bandung, Stadion Manahan tinggal di upgrade kapasitas en infrastrukturnya…

    Yuk kita dukung pencalonan ini
    Semangat!!!!!!!!!
    massol´s last blog ..Portal Penggemar Fotografi Indonesia My ComLuv Profile

  11. dadyatma says:

    Memang kelihatannya susah,kandidat2 lain terlihat unggul segala-galanya dibanding negeri ini tapi di dunia ini tdk ada yg tdk mungkin,jika ada komitmen dan kerja keras bukan mustahil jika Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia.

  12. arifin says:

    Dukung 100%,tapi perbaiki dulu kulitas tim PSSI,emang lo jadi tuan rumah kita pasti tampil…tapi ukur kemampuan diri..level asia tenggara aja masih kesulitan berprestasi…pa lagi level piala dunia…kayaknya masih jauh…
    perlu perbaikan semua dari management,,sampai insfrastruktur kita.lo hujan aja masih bnyak lapangan banjir…rumput kayak lapangan kampungan…
    perbaiki dulu smuanya….

  13. arifin gatak gede sawit boyolali pasoepati says:

    PSSI perbaiki dulu
    liat kemampuan diri…
    liat kualitas kompetisi liga lokal dulu…
    ukur kemampuan pemain nas kita…
    apakah selama ini proyek sepak bola kita (lat di luar negeri mulai italia, belanda,argentina, uruguay,,,,apakan berhasil.????)

  14. achmad maftuqin says:

    manaaaaaaahhhhaaaaaannnnnn

    oooooookkkkkkkkk???????????

Leave a Reply

CommentLuv Enabled